Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

GA KAGET WAKTU PERTAMA MONDOK


assalamualaikum men temen
Mondok mungkin berat dirasakan oleh mereka yang belum mempunyai niat tulus dari rumah, masih berat meninggalkan televisi,gadget maupun pacar kalo punya, tapi beda lagi ceritanya dengan aku pertama mondok rasanya biasa-biasa aja, secara jiwa santri sudah tertanam dalam-dalam dijiwa keluarga besarku, keluarga besarku semuanya adalah lulusan pesantren jadi ga salah kalo aku mondok pertama kali ga ada yang namanya perasaan ga betah di pondok.
Dulu waktu mau masuk MTs rencana mau mondok tapi orang tua malah menunda hal itu, yaudah deh gapapa,nunggu lulus MTs baru bisa mondok,nah waktu memilih pesantren nih bingung mau mondok dimana, rencana awal sudah pilih-pilih pesantren di Kajen Pati, tapi kok kayaknya gimana gitu,belum cocok pas waktu itu untuk diriku secara pribadi, yaudah de, ibuku dapet saran dari temennya mengajar disekolah,suruh mondokin aku di Balekambang, yaudah deh ibuku bilang ke aku gitu terus aku searching2 balekambang diinternet,eh ada banyak banget tu artikel yang nayangin tentang pesantren balekambang.
Daftar di balekambang pas waktu bulan puasa,naik mobil kesana sempet kesasar juga sih, soalnya lokasi pesantren yang jauh dari jalan raya dan memang berada di tengah-tengah persawahan,sempet beberapa kali bertanya pada warga sekitar sampai pada akhirnya sampai di pesantren, langsung saja ga pake lama, aku nyerahin lah tu mop besar warna coklat yang isinya berkas2 pendaftaran, kemudian aku digiring menuju ruangan untuk test keagamaan, yeee akhirnya diterima .
Dan pada bulan juli tanggal 16 tahun 2016, aku mulai meninggalkan rumah dan kampung halaman tercinta untuk memulai semangat pendidikan pesantren. Resmi pada 17/07/2016 pendidikan pesantren dimulai, di balekambang sendiri ada sebuah progam yan dinamakan PESABAR (pembinaan santri baru) yang mungkin pertama kalinya di canangkan di tahunku. PESABAR dilakukan selama sebulan full kecuali hari jumat, disitu semua santri di didik keras agar bisa menjadi pribadi yang disiplin,pintar dan religius, kegiatan didalamnya meliputi Balekambang English Club (belajar bahasa inggris), belajar ilmu fiqih (fathul qorib), baris berbaris, sholat dhuha dan tahajud,dan yang paling ga enak BALEKAMBANG TANPA UPO (UPO = nasi yang jatuh waktu makan). Tapi seharusnya wajar sih bagi santri kalo makan  nasinya berceceran, secara santri kalo makan sukanya kepungan (memakai tempat makan besar dan berkeliling) tapi waktu itu hanya berlaku buat santri senior dan untuk santri baru harus memakai pasal BALEKAMBANG TANPA UPO. Fak
Seminggu di pesantren ga terasa, tapi yang paling terasa adalah adaptasi perut menerima makanan yang sulit diajak kompromi, saat itu ni perut sakit bener anjay,yang semula dirumah makan enak-enak dipesantren makannya paling-paling tahu doang ato tempe doang, tapi gapapalah namanya juga mondok, wong mondok kudu wani tirakatan. Kegiatan dipesantren biasa dimulai waktu pagi buta sekitar jam 04.00 WIB, semua santri dibangunkan untuk sholat tahajud berjamaah untuk kemudian menuggu adzan subuh dan kemudian shilat subuh berjamaah setelah itu ngaji abah (ngaji kitab kuning dengan pengasuh pesantren). Selesai kegiatan ngaji, semua santri persiapan mandi pagi untuk kegiatan selanjutnya.
Sholat dhuha menjadi awal kegiatanku di pagi hari sebelum melakukan kegiatan, sebelum sholat dhuha para santri melantunkan doa sayyidul istighfar,kemudian sholat berjamaah selepas sholat berjamaah dilanjutkan melantunkan nadhom asmaul husna bersama-sama, sholat dhuha dipimpin oleh santri senior yang tergabung dalam kepengurusan OSIS sekarang ganti IPNU-IPPNU

 (foto apel pembukaan PESABAR 2016)
 (foto kegiatan)
 (foto kegiatan)
merekalah yang melakukan secara langsung pengawasan terhadap santri baru selama 24 jam non-stop.
Sehabis sholat sholat dhuha, semua santri mengikuti kelas bahas inggris (BALEKAMBANG ENGLISH CLUB) yang dimana telah di bagi menjadi beberapa kelas atau kelompok, kebetulan aku berada di kelas yang dinamakan EASY CLASS yang di ampu oleh Kang Sibro (pekalongan) dan Kang Arif (kalimantan), semua tutor atau pengajar berasal dari kelas 11 SMK-MA yang telah mengikuti les bersama tutor dari BEC Pare selama 2 bulan.selepas kelas bahasa inggris semua santri mengikuti pembelajaran Fiqih bersama ustadz-ustadz yang memang telah ahli dalam bidang tersebut,sepulang dari kelas fiqih istirahat siang sholat dzuhur berjamaah dan makan siang BALEKAMBANG TANPA UPO mulai diterapkan. Setelah ishoma dilanjut dengan LBB (latihan baris berbaris) yang dilatih oleh OSIS kelas 12 orangnya galak-galak cuy waktu itu,LBB selesai jam 03.30 untuk kemudian jamaah sholat asyar dan mengaji alquran dengan ustadznya masing-masing. Setelah itu persiapan sholat magrib dan membaca rotibul hadad berjamaah, sehabis itu sholat isya kemudian ngaji kitab kuning (ahlusunnah wal jamaah) dengan ustadz Arif Munzaki,setelah ngaji kitab kemudian makan malam dilanjut dengan  kelas bahasa Inggris lagi.
Pada masa-masa kiriman atau waktu kunjung santri aku mendapat kunjungan dari keluarga besarku, tapi bukan waktu yang pas karna waktu itu bertepatan dengan waktu kunjung santri putri, jadi apa daya semua keluarga ku tidak diperbolehkan masuk kedalam area pondok, aku hanya bisa menemui mereka di gerbang belakang (barat), saat aku membuka sebuah bungkusan koran dari ibuku yang ternyata isinya Majmu’ Syarif, Kitab Barjanji (Sholawat nabi), Yasiin, Dan kitab-kitab lainnya, aku menitihkan air mataku untuk pertama kalinya di pesantren,bukan kerna cengeng atau ga betah di pesantren terus pengen pulang , melainkan sebuah rasa kasihan terhadap keluargaku yang jauh-jauh dari rumah kepesantren untuk menjengukku tapi tidak diperolehkan masuk, aku  serasa kehilangan hak keadilanku saat itu, dimana aku melihat para wali santri lainnya dia pagi hari ada yang bisa masuk, lalu lalang mobil dan motor meramaikan isi pesantren, tapi tidak apa-apalah disini aku tidak menyalahkan pihak manapun.
Tidak terasa waktu satu bulan hampir selesai, disitu semua santri mulai menampakkan rasa bahagianya, tak terkecuali aku. Alhamdulillah berkat latihan LBB yang selama satu bulan penuh aku tekuni ternyata memberikan hasil yang baik buat aku sehingga aku bisa diberikan amanat untuk menjadi petugas upacara 17an di pesantrenku yang  kurang lebih diikuti sekitar 3000an santri baik putra maupun putri. Dan itulah tugas pertama yang aku lakukan dipesantren.
 Alhamdulillah. Malam sebelum upacara 17an ada acara penutupan PESABAR yang dimana berisi penampilan-penampilan dan hiburan dari para santri baru, ada sebuah insiden saat merayakan penutupan PESBAR, ada seseorang yang tiba-tiba keluar dari mobil carry membawa sebuah senapan angin dengan di bungkus bendera merah putih yang  menodongkan senjatanya itu kepada Kang Power (Ma’mun)  saat beliau bertugas menjadiMC acara tersebut, tapi orang tersbut dapat di tenanglan oleh semua keluarga Ndalem sampai-sampai mbah yai pun ikut serta menenangkan orang  tersebut, usut punya usut orang tadi adalah keponakan dari mbah yai sendiri yang mungkin terusik ketenangannya kerna saking meriahnnya acara penutupan PESABAR 2016.
Sampai sekian dulu cerita ku pertama mondok, masih banyak sekali cerita yang aku ukir di pesantren Balekambang tercinta ini,mohon maaf bila masih banyak terdapat kekurangan pada cerita ku,Wassalamualaikum Wr Wb.

Nambah Tulisan : "jadilah santri yang aktif berkegiatan dengan tidak meninggalkan ibadahmu, sebuah pengalaman hidup tidak bisa kau dapat di bangku sekolah melainkan di segala penjuru tempat di nusantara"

 (kemah PPSN 5 2018 Jambi)

 (hari kartini 2017)
 (syuting lomba TTG Santri kemah PPSN Jateng 2018)

 (pelatihan jurnalistik bersama JAWA POS)

 (saat ambil jatah makan dikemah PPSN Kendal JATENG 2018)
 (persiapan berangkat kekendal Kemah PPSN JATENG 2018)

 (foto bersama pengasuh setelah selesai pembukaan MQK Nasional 2017)

 (Kemah hari santri Kab. Jepara 2018)

 (perolehan thropy juara di PPSN JATENG 2018)


 (candid cuy)

 (Juara 1 Festifal kuliner nusantara PPSN JATENG 2018)

 (juara 2 tapak perkemahan putra PPSN JATENG 2018)

 (numpang gan)

 (selfie bersama bapak gubernur jateng sehabis pelepasan kontingen jateng PPSN JAMBI 2018)

 (juara 2 Festifal kuliner nusantara PPSN 5 JAMBI 2018)

 (giat wisata PERWIMANAS 2 Magelang)

 (upacara pembukaan PERWIMANAS 2 Magelang)

 (malam hari di bukit tidar Magelang)

 (kemah PPDA 4 2018)




 (calon jenderal TNI)


masih banyak banget pengalaman bersama pesantren balekambang yang tidak bisa aku publikasi di artikelku ini,karna data-data dokumentasi yang acak-acakan dan ada juga yang sebagian hilang


Posting Komentar untuk "GA KAGET WAKTU PERTAMA MONDOK"